BERCERITA TENTANG AKU
Aku adalah seorang anak laki – laki yang dilahirkan di suatu kota kecil di Jawa Barat, kota itu bernama Subang. Dari bayi hingga Sekolah Menengah Atas aku tinggal di Subang bersama kakek dan nenekku terkasih. Kedua orang tuaku kebetulan mempunyai suatu usaha di ibu kota Indonesia, Jakarta. Sehingga tidak memungkinkan untuk mengasuh, menjaga dan merawat aku setiap saat. Walaupun keadaannya demikian, setiap akhir minggu kedua orangtuaku selalu mengunjungi ku di Subang. Selama tinggal di Subang aku merasa bahagia , walaupun tanpa kehadiran orangtuaku, aku mempunyai banyak teman dan mendapatkan kasih sayang yang begitu besar dari kakek dan nenekku. Mereka selalu memenuhi semua kebutuhan hidupku, membimbing aku agar tidak melakukan hal-hal yang diluar batas kewajaran. Walaupun didikan mereka agak keras, tapi aku nyaman dan kerasan tinggal bersama mereka.
Aku suka pemandangan di sana, semuanya masih tampak alami, persawahan yang membentang luas, gemericik air dari kolam ikan, suara kodok atau jangkrik di malam hari, suara kokokan ayam di pagi hari. Semuanya itu tidak akan di temukan di kota kota besar sekarang ini. Kegiatan aku dulu banyak dihabiskan dengan bermain basket, basket memang olahraga favorit aku. Sekaligus sarana untuk meluapkan semua emosi yang ada di diri aku. Sekarang aku telah dewasa, aku sudah tidak tinggal di Subang lagi, semuanya sudah banyak yang berubah dari sebelumnya. Semuanya sudah tak seindah dan senyaman dulu lagi. Nenekku terkasih sudah tiada, dia telah meninggal setahun yang lalu. Kakekku sekarang tinggal di Batam bersama kedua orangtuaku. Tapi suasana di sana masih alami seperti dulu, hanya saja sudah tidak nyaman lagi, begitulah yang aku rasakan.
Setelah dewasa seperti ini akhirnya aku menginjakan kaki di ibu kota, aku sekarang bekerja di sini, di Jakarta, kota besar dan kota tujuan orang – orang yang berada di kota kecil. Sudah hampir 5 tahun aku tinggal di Jakarta, karna 3 tahun yang lalu aku melanjutkan kuliah di sini. Dan alhamdulillah sekarang aku sudah bekerja, sudah bisa mencari apa yang aku butuhkan untuk memenuhi kebutuhan hidup mulai dari sandang dan pangan. Tinggal papan saja yang belum aku miliki, tapi aku yakin aku bisa mendapatkannya, dengan kesabaran. Harapanku suatu saat nanti aku bisa berkumpul lagi bersama kedua orangtuaku, kakekku, dan keluarga kecilku kelak di Subang, kota kecil yang membuatku nyaman.
ETIKA
ETIKA
Jika ada mahluk yang menganggap pentingnya berinteraksi dengan seisi bumi, mungkin hanya manusialah wujudnya..karena hewan, mahluk halus atau tumbuhan dan alam jelas ga penting untuk hubungan dengan manusia, tapi manusia butuh mereka (terlepas dari kebutuhan terhadap sesama manusia juga)..mungkin karena hal itu manusia disebut sebagai mahluk sosial kali ya? Yang jelas, ketika manusia sudah berkumpul, berinteraksi dan membentuk suatu koloni atau apalah yang disebut dengan komunitas, kampung, kota hingga negara jelas dibutuhkan suatu hasil pemikiran bersama yang mengatur interaksi tersebut untuk saling menghormati yang biasa disebut sopan santun atau tatakrama.
Perilaku sopan santun atau tata krama yang di yakini benar dan ideal inilah yang di sebut dengan etika, karena tujuan dari etika adalah agar menjaga setiap orang yang didalamnya merasa tentram dan tidak merugikan pihak-pihak tertentu.
Menurut (keraf:1991:23) etika terbagi menjadi 2 macam:
- Etika deskriptif : Etika yang menelaah secara kritis dan rasional tentang sikap dan perilaku manusia.
- Etika normatif : Etika yang menetapkan berbagai sikap dan perilaku yang ideal yang seharusnya dimiliki oleh manusia.
Beberapa ahli merumuskan etika sebagai berikut.
- Drs. O.P. Simorangkir, etika sebagai pandangan manusia berperilaku menurut ukuran dan nilai yang baik.
- Drs. Sidi Gajalba dalam sistematika filsafat, etika adalah teori tentang tingkah laku perbuatan manusia dipandang dari segi baik dan buruk, sejauh yang dapat ditentukan oleh akal.
- Drs. H. Burhanudin salam, etika adalah cabang filsafat yang berbicara mengenai nilai dan norma moral yang menentukan perilaku manusia dalam hidupnya.
So, apa bedanya etika dengan etiket??
Sebelum ngebahas bedanya, kita cari persamaannya dulu sob.
Etika dan etiket memiliki persamaan mengenai perilaku manusia secara normatif yang etis. Artinya memberikan pedoman atau norma-norma tertentu yaitu bagaimana seharusnya seseorang itu melakukan perbuatan atau tidak melakukan perbuatan.
Menurut K. Bertens dalam buku berjudul Etika, 1994 ada empat perbedaan antara etika dan etiket yang secara umum sebagai berikut.
- Etika adalah niat, apakah perbuatan itu boleh dilakukan atau tidak sesuai pertimbangan niat baik atau buruk sebagai akibatnya. Etiket adalah menetapkan cara, untuk melakukan perbuatan benar sesuai dengan yang diharapkan.
- Etika adalah nurani (bathiniah), bagaimana harus bersikap etis dan baik yang sesungguhnya timbul dari kesadaran diri. Etiket adalah formalitas (lahiriah), tampak dari sikap luarnya penuh dengan sopan santun dan kebaiakan.
- Etika bersifat absolute, artinya tida dapat ditawar-tawar lagi, jika perbuatan baik mendapatkan apresiasi sementara perbuatan buruk mendapatkan sanksi. Etiket bersifat relatif,yaitu yang dianggap tidak sopan dalam kebudayaan daerah tertentu, tetapi belum tentu di daerah lain tidak sopan juga.
- Etika tetap berlaku pada ada atau tudaknya orang lain, sementara etiket tidak berlaku jika tidak ada orang lain.
(dari berbagi sumber)
http://asyilla.wordpress.com/2007/06/30/pengertian-etika/
Valentine’s Day???
“Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang kamu tidak ada ilmu dari padanya karena sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati kamu akan diminta pertanggung jawabannya” (QS Al-Isra:36)
Apa kabar coy..? semoga sehat selalu dan tetep istiqomah di dalam iman islam, Aaaminnn…
coy, klo ada kematian seseorang yang di rayakan secara global di seluruh dunia mungkin hanya kematian Santo Valintinus yang diyakini jatuh pada tanggal 14 februari 269M, keren gak tuh (keren apa blo’on).
Banyak versi neh penyebab dibunuhnya Santo Valintinus yang masih diperdebatkan kalangan gereja, namun pada umumnya dia dibunuh karena penentangannya pada kaisar Claudius II. pada masa itu para pemuda yang menjadi prajurit dilarang menikah karena dikhawatirkan akan menurunkan kemampuan mereka dalam berperang akan tetapi santo justru menikahkan para pemuda tersebut yang membuat kaisar menjadi marah, santo yang juga lebih memilih menyembah Isa Al Masih dari pada tuhan-tuhannya orang romawi pada saat itu membuat dirinya disiksa terlebih dahulu oleh kaisar sebelum dibunuh dengan cara di gantung. (ngeri gak tuh)
So udah jelas coy bahwa Valentine’s Day itu ritual dan perayaan jaman yunani kuno yang kini dirayakan sebagai hari kasih sayang sedunia, yang tidak sedikit didalamnya banyak kemaksiatan yang terjadi seolah semuanya bebas dilakukan demi menunjukan kasih sayang kepada pasangannya. Nah kita yang muslim gak usah ikut-ikutan yang begituan biar kita gak musyrik karena kita ngakuin dogma or ideologi Kristen tersebut. Kan hadistnya udah terkenal “Barang siapa yang meniru suatu kaum maka ia termasuk kaum itu” .
“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “ Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, Maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.” (QS Al Baqoroh:120)
Mohon pencerahan..
Seandainya boleh jujur, jika dosen di kampus tidak memberikan tugas yang harus di kumpulkan via blog , sudah pasti blog ini tidak akan tercipta dan lahir.
Oleh karena itu, sebagai pemula saya mohon pencerahan dari bloger semua agar saya bisa menjadi bloger sejati (berharap lebih)..