ETIKA
ETIKA
Jika ada mahluk yang menganggap pentingnya berinteraksi dengan seisi bumi, mungkin hanya manusialah wujudnya..karena hewan, mahluk halus atau tumbuhan dan alam jelas ga penting untuk hubungan dengan manusia, tapi manusia butuh mereka (terlepas dari kebutuhan terhadap sesama manusia juga)..mungkin karena hal itu manusia disebut sebagai mahluk sosial kali ya? Yang jelas, ketika manusia sudah berkumpul, berinteraksi dan membentuk suatu koloni atau apalah yang disebut dengan komunitas, kampung, kota hingga negara jelas dibutuhkan suatu hasil pemikiran bersama yang mengatur interaksi tersebut untuk saling menghormati yang biasa disebut sopan santun atau tatakrama.
Perilaku sopan santun atau tata krama yang di yakini benar dan ideal inilah yang di sebut dengan etika, karena tujuan dari etika adalah agar menjaga setiap orang yang didalamnya merasa tentram dan tidak merugikan pihak-pihak tertentu.
Menurut (keraf:1991:23) etika terbagi menjadi 2 macam:
- Etika deskriptif : Etika yang menelaah secara kritis dan rasional tentang sikap dan perilaku manusia.
- Etika normatif : Etika yang menetapkan berbagai sikap dan perilaku yang ideal yang seharusnya dimiliki oleh manusia.
Beberapa ahli merumuskan etika sebagai berikut.
- Drs. O.P. Simorangkir, etika sebagai pandangan manusia berperilaku menurut ukuran dan nilai yang baik.
- Drs. Sidi Gajalba dalam sistematika filsafat, etika adalah teori tentang tingkah laku perbuatan manusia dipandang dari segi baik dan buruk, sejauh yang dapat ditentukan oleh akal.
- Drs. H. Burhanudin salam, etika adalah cabang filsafat yang berbicara mengenai nilai dan norma moral yang menentukan perilaku manusia dalam hidupnya.
So, apa bedanya etika dengan etiket??
Sebelum ngebahas bedanya, kita cari persamaannya dulu sob.
Etika dan etiket memiliki persamaan mengenai perilaku manusia secara normatif yang etis. Artinya memberikan pedoman atau norma-norma tertentu yaitu bagaimana seharusnya seseorang itu melakukan perbuatan atau tidak melakukan perbuatan.
Menurut K. Bertens dalam buku berjudul Etika, 1994 ada empat perbedaan antara etika dan etiket yang secara umum sebagai berikut.
- Etika adalah niat, apakah perbuatan itu boleh dilakukan atau tidak sesuai pertimbangan niat baik atau buruk sebagai akibatnya. Etiket adalah menetapkan cara, untuk melakukan perbuatan benar sesuai dengan yang diharapkan.
- Etika adalah nurani (bathiniah), bagaimana harus bersikap etis dan baik yang sesungguhnya timbul dari kesadaran diri. Etiket adalah formalitas (lahiriah), tampak dari sikap luarnya penuh dengan sopan santun dan kebaiakan.
- Etika bersifat absolute, artinya tida dapat ditawar-tawar lagi, jika perbuatan baik mendapatkan apresiasi sementara perbuatan buruk mendapatkan sanksi. Etiket bersifat relatif,yaitu yang dianggap tidak sopan dalam kebudayaan daerah tertentu, tetapi belum tentu di daerah lain tidak sopan juga.
- Etika tetap berlaku pada ada atau tudaknya orang lain, sementara etiket tidak berlaku jika tidak ada orang lain.
(dari berbagi sumber)
http://asyilla.wordpress.com/2007/06/30/pengertian-etika/